ISLAM DAN BUDAYA

            Islam merupakan agama yang lahir pada tahun 610 M. Sebuah wahyu yang diturunkan oleh Allah kepada seorang manusia yang paling mulia Baginda Rasulullah SAW melalui Malaikat Jibril, sebagai pertanda lahirnya Agama Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Sebuah nilai-nilai kebaikan yang luar biasa ada dalam diri agama ini. Bukan hanya untuk masa itu, akan tetapi nilai-nilai itu terus ada dan tak lekang oleh zaman. Bukan hanya untuk untuk beberapa golongan, akan tetapi untuk semua manusia yang ada di dunia. Islam datang bukan menjadi penyebab hancurnya sebuah negara, persatuan dan kesatuan, perbedaan, persamaan, dan lain-lain. Tapi, Islam datang sebagai pertanda kebaikan akan semua hal itu.

            Jika berbicara mengenai agama dan budaya, maka kedua hal tersebut sangatlah berkaitan. Agama merupakan bagian dari Budaya. Pengertian agama yang selama ini kita ketahui, ternyata berbeda dengan pengertian agama yang dipaparkan oleh ilmuan-ilmuan budaya. Menurut Clifford Gerrtz, Agama adalah.

            Lalu, bagaimana dengan Islam dan Budaya. Jika kita berbicara hal tersebut, maka akan sedikit berbeda dengan sebelumnya. Islam dan Budaya memiliki sebuah keterkaitan. Keterkaitan tersebut ada sejak Islam turun di bumi.

            Dalam Agama Islam, terdapat dua sumber utama nilai-nilai Islam, yaitu Al-Qur’an dan Hadits. Dua sumber utama ini juga menjadi sebuah pedoman hidup masyarakat muslim(orang yang beragama Islam). Selain itu, isi dari kedua sumber ini bersifat mutlak, tidak boleh diubah. Tetapi, kita boleh menafsirkannya. Dan tidak boleh sembarang orang bisa menafsirkan, hanya seorang mufassir lah yang boleh menafsirkan, karena mufassir telah menguasai beberapa ilmu yang dipergunakan untuk menafsirkan kedua sumber itu.

            Di dalam Ilmu Tafsir, ketika sebuah wahyu atau Al-Qur’an dan juga Hafits yang disabdakan oleh Rasulullah SAW diamalkan, maka dalam pengamalannya itu tifak terlepas dari budaya. Islam lahir di negeri Arab, maka Al-Qur’an turun dengan Bahasa Arab, yaitu bahasa yang dipahami oleh Rasulullah SAW. Itulah sedikit contoh mengenai hubungan Agama Islam dengan Budaya.

Lalu, ada 3 wilayah agama yang kita sadari atau tidak itu ada dalam kehidupan kita. Yaitu :

1.      Teks Asli Islam, yang termuat dalam Al-Qur’an dan Hadits

Inilah sumber utama Islam, bersifat mutlak.

2.      Pemikiran, bentuk penafsiran. Fiqih, teologi, tasawuf merupakan bentuk pemikiran.

Wilayah ini merupakan wilayah interpretasi, yang bisa saja dipengaruhi oleh keadaan sekitar.

3.      Praktek Kaum Muslimin. Seperti kenduren, wilayah agama dalam bentuk budaya.

Dan wilayah ini, merupakan sebuah hasil dari wilayah pemikiran.

Kita telah mengetahui bahwa budaya yang ada di Indonesia ini sejak dulu sangatlah beragam dan berbeda-beda. Ketika Agama Islam masuk ke Nusantara, tidak semua budaya ditolak mentah-mentah oleh Agama Islam. Bahkan, diantaranya ada yang berakulturasi dengan ajaran Agama Islam. Dari sini kita mengetahui bahwa ada beberapa respon Agama Islam terhadap suatu budaya. Beberapa respon atau sikap Agama Islam terhadap budaya tersebut, yaitu :

1.      Menolak, apabila budaya tersebut tidak sesuai dengan prinsip agama Islam.

2.      Menerima, apabila budaya tersebut mengandung prinsip yang sama dengan Islam atau juga bisa dikembangkan. Contohnya, sebuah budaya dikembangkan dengan cara disesuaikan dengan prinsip Agama Islam.

3.      Membiarkan, sebuah budaya yang tidak bertentangan tapi tidak dipilih, hanya dibiarkan saja.

Budaya memiliki banyak pengertian dari para ahli. Menurut Koentjoroningrat, budaya adalah suatu system gagasan rasa, sebuah tindakan serta karya yang dihasilkan oleh manusia yang ada di dalam kehidupannya yang bermasyarakat.

Secara teori, Budaya dibagi menjadi 4, yaitu :

1.      Super culture, yaitu budaya yang bersifat sama dan ada di seluruh negara.

2.      Culture, yaitu budaya yang khusus, atau budaya kas pada suatu wilayah.

3.      Sub culture, yaitu cabang dari sebuah culture.

4.      Counter Culture, yaitu budaya yang melawan budaya lain.

Unsur-unsur budaya yang bersifat universal :

1.      Perlengkapan hidup

2.      Mata pencaharian hidup

3.      Sistem kemasyarakatan

4.      Bahasa

5.      Kesenian

6.      Sistem Pengetahuan

7.      Agama

 

Komentar

Postingan Populer